"Ke-kenapa kamu mengundurkan pernikahan kita?" "Karena hatiku mulai goyah," batin Seina. "Aku hanya ingin memantapkan hatiku sepenuhnya, agar aku tidak menyesal nantinya." "Apa kamu masih ragu denganku?" "Entahlah, sepertinya Laras sudah berhasil membuatku tidak bisa percaya sama kamu sepenuhnya." Seina kembali membalikkan tubuhnya, fokus dengan masakannya. "Kenapa selalu Laras yang menjadi perdebatan kita? Aku sama sekali tidak punya hubungan apa-apa dengan Laras kecuali teman dekat." Arya sadar kalau dia sudah berbohong kepada Seina. Ia tidak mungkin memblokir nomor ponsel Laras karena wanita itulah yang selalu menjadi tempat Arya untuk memuaskan hasratnya. "Entahlah, hatiku sama sekali tak mengijinkan aku untuk percaya dengan apa yang kamu katakan." "Seina—" "Wanita mana yang m

