Sebuah Keputusan Berat

1514 Words

"Apa mau lo?" Ia sejujurnya kaget dengan kemunculan Andrea di depan matanya. Ya dari sekian hari kan mendadak muncul begini kaget juga. Omong-omong memang sudah cukup lama, ia tak bertemu cowok yang satu ini. Padahal tanpa ini sana, rumah tangganya sudah memanas. Kini malah tambah panas. "Lepaskan Shana. Memaksakan untuk terus mempertahankan pernikahan pada akhirnya akan membuat kalian saling menyakiti." Ia masih sangat percaya diri kalau Shana masih mencintainya. Kalau tidak, masa menghindar sih? Menghindar mengartikan ada sesuatu bukan? Butuh waktu juga bagi Andrea untuk menelaah apa yang terjadi. Ia tahu kalau ia salah. Ia menyadari hal itu setelah kehilangan Shana. Melihat Shana menikah behitu cepat, ia tak yakin kalau perempuan itu benar-benar sudah melupakannya. Masa iya semudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD