"Gak nyusul istrimu? Mumpung kamu masih di sini." Itu ucapan Mamanya. Ya karena ia sudah menetap beberapa hari di sini. Sekitar satu minggu lagi akan berangkat ke Eropa bukan? Belum lagi setelah itu sibuk di Singapura karena ya banyak pekerjaan yang harus ia ambil alih dan harus ada di sana. Setelah dari Singapura tampaknya akan terbang lagi ke Amerika. Ia benar-benar sibuk kali ini. Beberapa hari ini pun, ya lebih tepatnya sejak ia sampai di Indonesia, belum sekalipun ia mengirim pesan atau menelepon. Begitu pula dengan Shana. Cemas? Ada. Tapi ia berusaha mengusir rasa itu. Shana? Anggi yang pusing kepala dengan hubungan suami dan istri yang tak ia mengerti itu. Ia hanya meyakini bahwa benar kalau jangan terburu-buru untuk sebuah pernikahan. Ya tak bermaksud menyentil soal pernikahan Sh

