Intinya, Shana harus memastikan jadwal dosen pembimbingnya. Harus bisa bimbingan dihari yang sama untuk kedua dosennya yang menurutnya mustahil sih. Ia saja sudah ragu. Ia tahu betapa sulitnya bimbingan disatu hari yang sama. Kemarin saja kan dua hari tuh untuk kedua dosen. "Aku gak janji loh, mas." Keributan itu masih dibawa hingga ke mobil. Kini sudah dalam perjalanan pulang menuju apartemen. "Usahakan dulu. Sebisa mungkin jangan terlalu lama di sana." Ia menghela nafas. Ya sudah lah. Manut saja, Shan, apa kata suami. Ya kan? Hahahaha. "Iya gak?" "Iyaaaaa." Andra terkekeh. Ya senang soh. Mungkin memang belum lama bersama. Tapi rasanya ingin terus bersama. Perjalanan ke apartemen tak begitu terasa jauh. Kesibukan di sana ya diisi dengan merapikan isi dapur. Shana menyusun bahan-b

