Aneh sih karena seharian ini tangannya terus digenggam. Lebih aneh lagi ketika melihat wajah orang yang ia genggam. Hahahaha. Entah kenapa, ia merasa agak-agak heum malu? Tapi wajar sih, ini kan kali pertama baginya. Jadi ya merasa asing karena ada orang yang seperti ini padanya. Di sepanjang perjalanan pun ia hanya menjawab. Hahahaa. Entah kenapa jadi kaku dan kikuk. Ia bahkan tak berani menoleh ke arah Andra. Ketika tiba di apartemen, rasanya semakin asing sih. Karena ia memang belum pernah berada di sana kan ya? Belum pernah menetap lalu apartemen ini mendadak menjadi rumah baru baginya. Tempat pulang yang masih asing. "Ini sebenarnya aku beli buat aku sewain. Tapi belum sempat disewain malah aku isi sendiri." Shana mengangguk-angguk. Ia tak tahu seberapa kaya Andra sih. Hahahaha.

