Yang Dibutuhkan

2537 Words

"Ciyeee yang udah mau nikah." Itu Kiya. Baru saja pulang padahal abangnya mau menikah besok pagi. Hahahahaa. Di rumah sudah agak ramai sih. Ia menghindari pertanyaan 'kapan nyusul' dan 'kapan nikah'. Itu pertanyaan yang sungguh agak menyebalkan dikala tubuhnya lelah begini. Ia saja baru sampai jam 9 malam kok. Lalu naik ke atas dan memyapa abangnya dulu. "Mandi sana!" Ia malah diusir. Ia tertawa. Ya masuk ke kamar untuk mandi lalu mengetuk pintu kamar abangnya lagi. Ia sudah berulang kali bertanya sih, beneran akan menikah? Sudah yakin dengan perempuan itu? Kenapa kok bisa seyakin itu? "Shana itu kayak kamu. Taat sama Allah. Abang yakin sih kalo perempuan kayak gitu, insya Allah bisa jadi istri yang baik dan solehah buat abang. Bayangin deh, sama Allah aja dia taat, apalagi sama abang?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD