Teror Pria Asing

1135 Words

Unti yang masih saja memperhatikan Maudy dari atas lemari di pojokan kamar. Ia tetap menyimak kelakuan gadis itu. Sambil tersenyum senyum simpul ia mengemil kembang yang sedari tadi tak habis habis di kunyah. Unti masih terlihat asik dengan gaya santainya, sepertinya ia sedang menanti moment untuk mengerjain targetnya. Maudy yang awalnya asik mengobrol melalui messenger, mulai sedikit khawatir dengan pembicaraan yang sudah melenceng hingga terakhir lawan bicaranya enggan mengakhiri obrolan tersebut bahkan sosok tersebut nekad mengeluarkan nada ancaman pada Maudy dan keluarganya. Sempat ia tak percaya dengan ancaman itu, malah ia menantang balik cowok tersebut. Karena ia pikir inikan dunia maya, rasanya ga mungkin cowok itu bisa menyerangnya. Namun Maudy tak mengetahui jika dugaannya salah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD