IM 6

1043 Words

Taufan sudah bersiap dengan seragamnya. Ia sengaja membawa seragam sekolahnya ke rumah Auryn. Setelah sholat subuh ia langsung mandi. Auryn berada di dapur ia menyiapkan roti dan selai saja serta s**u. Karna ia bangun kesiangan. Taufan turun dengan menenteng tasnya. Ia duduk di salah satu kursi meja makan. Auryn menyodorkan dua potong roti dan segelas s**u. "Maaf gue ngga bikin sarapan lain. Gue kesiangan," ucap Auryn dan duduk di sebelah taufan. "Lo ngga sholat subuh?" "Kedatangan jin gue." Taufan manggut manggut ngerti dan makan sarapannya dengan tenang. Setelah selesai makan mereka pun pergi sekolah. Tampak saat Auryn dan Taufan berboncengan banyak murid menatapnya dengan aneh. Begitupun saat Auryn dan Taufan jalan beriringan. "Taufan sama Auryn baikan?" "Lah tumben si ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD