Part 31

1569 Words

Sepuluh tahun kemudian Stella sudah beranjak remaja, ia kini sedang sibuk dengan kegiatan awal masuk sekolah menengah atas. Stella masuk dalam sekolah swasta, itu karena Hans menjadi donatur terbesar disana. Stella tumbuh menjadi gadis cantik dan pendiam. Masih seperti saat ia kecil, Stella tak banyak bicara. "Morning, Mom... Morning, Dad..." Sapa Stella pada kedua orang tuanya "Pagi, sweety.." jawab Hans "Mom, Stella di antar aunty Yumna atau Daddy?" tanya Stella sembari memakan sandwich yang di hidangkan chef Marinka "Sama aunty Yumna," jawab Hans "Okay..." Selesai dengan sarapannya, Stella mengambil tas lalu berpamitan pada kedua orang tuanya. Ia berjalan menuju mobil mini cooper yang terparkir didepan. "Selamat pagi, Nona Stella" sapa Yumna "Pagi, aunty..." Yumna melajuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD