Hansel sudah berkacak pinggang di depan pintu. Raut wajahnya sungguh tak ramah, seperti kertas yang tersulut api. Terlihat mobil yang membawa Stella berhenti didepannya. Dengan kepala yang menunduk, Stella keluar dari dalam mobil. "Dari mana?" tanya Hansel "Ehm... r-rumah teman, Dad," jawab Stella ragu "Kau sudah membuat Yumna hampir kehilangan pekerjaannya." "M-maaf Dad... a-aku hanya.." "Sudahlah, Hans." potong Belinda Belinda menarik tangan anak perempuannya itu masuk kedalam mansion. Stella bernapas lega melihat peri penyelamatnya. "Mom..." "Sudahlah... Mom tau, kau tak serius melakukannya" "Aku bisa menjelaskannya, Mom." "Mom tunggu.. sekarang cepat mandi, ganti pakaianmu lalu temui mommy di ruang makan, kita makan bersama" "Baik, Mom" Stella berjalan masuk kedalam

