Chapter 12

1136 Words

Hari yang ditunggu tiba. Yogyakarta dengan segala pesonanya sudah menanti Alfa dan teman-temannya di sana. Malah jadi Orion yang merasa tak sabar untuk itu. Dulu, ia sempat berkeinginan untuk tinggal di sana. Entah mengapa, tapi Yogyakarta seperti menawarkan ketenangan. Orion membantu Alfa mengemasi pakaian. Tak lupa, ia juga memasukkan beberapa makanan ringan ke dalam tas yang sama. "Al, nanti kalau udah sampai, kamu langsung kabarin Abang, ya," kata Orion. Alfa mengangguk. Berkali-kali ia melirik ponselnya, menunggu pesan dari seseorang. Nao. Alfa ingin Nao ikut mengantarnya. "Dompet sama ponsel kamu lebih baik dibawa terus. Jangan disimpan sembarangan. Bukannya berburuk sangka sama orang, tapi kita, kan nggak tahu apa yang bakal terjadi di sana nanti. Jadi, lebih baik berjaga-jaga."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD