Chapter 9

1797 Words

Nao baru saja selesai bercakap-cakap via telepon bersama sang mama. Mamanya hanya mengingatkan agar gadis itu tidak pulang terlalu malam seperti sebelumnya. Nao pun diminta untuk menjaga kesopanan selama bertamu di rumah orang, apalagi dalam rumah itu hanya ada dua laki-laki. Kehadirannya mungkin sekali memicu timbulnya fitnah. Nao sadar banyak yang berubah darinya akhir-akhir ini, terutama tentang bagaimana ia bersosialisasi. Jangan lupa kalau Selma Naomi Amida sebelumnya hanyalah penulis kacangan yang senang menyepi di dalam rumah. Sekarang, Nao berusaha menjadi manusia yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Secepat itu? Saat kembali masuk, rupanya Alfa sudah duduk di ruang tamu, mungkin menunggu Nao. "Al, Abang kamu gimana sekarang?" "Abang lagi tiduran aja, Kak. Aku ke sini n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD