Chapter 10

825 Words

Orion tidur telentang menatap langit-langit kamar. Banyak sekali mimpi Orion saat ini, tapi belum sempat direalisasikan. Bahkan, satu di antara semua itu entah akan terwujud atau tidak. Membangun rumah singgah bagi penderita kanker. Berat bukan? Mungkin semua orang akan memandang sebelah mata keinginannya yang satu ini. Dipikir sekilas, memang sangat tidak mungkin bagi Orion melakukannya di tengah hidup yang serba kekurangan. Tapi, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil bukan? Orion hanya perlu menunjukkan keseriusannya untuk kemudian mendapat persetujuan dari Yang Mahakuasa. Tidak ada alasan untuk tak berbuat baik. Meskipun kita hidup dalam keterbatasan. Ada satu kejadian yang berhasil mengetuk relungnya. Beberapa waktu yang lalu, sewaktu Orion berada di ruang tunggu rumah sakit, ia sempat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD