Bonus 39

1837 Words

Malamnya sebelum pulang, mereka pergi ke Shinjuku. Banyak yang jualan ramen di sana dan tentu saja mencari yang halal. Dengan cuaca yang agak dingin, ramen memang pilihan terbaik. Hana? Tentu terjaga. Karena sudah puas tidur di perjalanan siang hari. Mereka makan ramen dan Hana hanya kebagian kuahnya. Hahahaha. Tentu saja ia penasaran dengan mienya karena melihat orangtuanya makan. Akhornya menangis dong karena gak dibagi. Hahahaha. Dan malah ditertawakan oleh keduanya. Ya akhirnya diberikan sedikit sekali untuk diseruput. Melihatnya mau makan seperti itu ya senang lah. Karena sama seperti ibunya yang makannya pun cukup pemilih. Pernah deh Rain mengomeli Hana karena gak mau makan masakan yang sudah ia buat capek-capek tentunya dengan berbagai sayuran yang dijadikan bubur. Tapi anaknya it

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD