Gaya Rain

2534 Words

"Wah sinting tuh orang." Fasha sampai kehabisan kata-kata. Mereka langsung pergi meninggalkan kantor usai kejadian tadi. Ya kan sudah tak kondusif lagi. Dina yang tampak tenang tadi sebenarnya sudah emosi. Kalau lebih lama di sana kan takutnya ada sesuatu yang terjadi di luar kendali. Makanya mending mereka buru-buru pergi. Toh gak ada gunanya menghadapi orang kayak begitu kan? Sudah terlihat sangat jelas tadi kalau isi kepalanya saja sulit dimengerti. "Sebebal-bebalnya gue dengan hijab ala kadarnya gini aja, gue paham kok kalo niat buruk buat merusak rumah tangga orang itu gak bagus. Dosa dan zalim." Fasha masih penuh emosi. Untung saja yang menyetir Dina. Ya tukar posisi lebih tepatnya. Dari pada terjadi sesuatu kan? "Menurut gue sih, gak perlu diladenin sih. Dia dipermalukan di dep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD