Bonus 8

1056 Words

Toronto. Seperti yang sudah ia duga, tak ada yang bisa ia harapkan dari Kenzie. Bayangkan. Mereka sampai kemarin di Toronto dan cowok itu malah sibuk bekerja. Ya intinya tak berada di apartemen di mana mereka menginap lah. Jadi Vania ditinggal bersama tim medis yang berjaga di apartemen sebelah kanannya. Yang di sebelah kiri ya ada para pembantu, asisten, dan sebagainya. Jadi apartemen yang ditinggali Vania itu hanya khusus ia dan Kenzie. Alasan Kenzie? Ya biar lebih punya privasi lah. Kalau di rumah orangtuanya Vania yang ada di Singapura kan terlalu banyak pelayan. Saking luas rumahnya. "Bagaimana Toronto?" Maminya tentu saja mengoloknya. Kan penasaran. Anaknya hanya memberi kabar kemarin melalui pesan kalau ia tiba dengan selamat di Toronto. "Entah apa yang ada di sini, Mam. Vani

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD