Pagi ini. Seperti hari-hari sebelumnya. Kanaya selalu membangunkan suaminya itu setelah ia selesai menyiapkan sarapan dan juga baju kerjanya. Kanaya melakukannya dengan senang hati. Ia merasa sangat bahagia bisa menjadi wanita beruntung yang menikahi pria sesempurna suaminya, Reynand. Pria yang sangat ia cintai itu juga sangat mencintainya. Dan Kanaya selalu berusaha untuk membuat suaminya itu puas akan hasil kerjanya dalam mengurus semua keperluannya. Setidaknya, jika ia tidak bisa membersihkan rumah. Karena Reynand telah meminta bibi untuk melakukannya. Maka kewajibannya hanyalah melayani suaminya. Yakni menyiapkan apa yang ia butuhkan. Reynand pun telah siap dengan kemeja berwarna putih dengan celana panjang berwarna senada. Dipadukan dengan jas hitamnya. Sambil tersenyum tipis, i

