Bagaimana bisa ia hamil? Jika suaminya saja bahkan tak pernah sekalipun menciumnya. “Tidak. Seharusnya mama yang minta maaf sama kamu. Kamu yang sabar aja. Mama yakin, pelan-pelan Reynand akan luluh sama kamu juga kok. Kamu kan cantik!” Puji Mama Reynand pada Melinda yang tersenyum jumawa. “Tetap semangat yah!” lanjut Mama Reynand berusaha untuk membesarkan hati menantunya tersebut. Agar tidak patah semangat dalam meluluhkan hati Reynand. Sebab mamanya pun tahu. Bahwa itu tidaklah mudah. Mengingat bahwa dirinya sendiri pun sampai saat ini belum mendapatkan hati Reynand yang telah membeku akibatnya. Dan Mamanya juga berharap agar Melinda bisa membuat Reynand bisa kembali menjadi anak lelakinya yang sangat menyayanginya dan manja padanya. Sementara Melinda yang merasa mendapatkan dukun

