Di tatapnya pintu kamar seorang wanita yang sejak lama ia cintai sepenuh hatinya. Wanita yang membuat dirinya ingin tetap berjuang untuk terus mendapatkan hatinya. Walaupun itu adalah hal yang mustahil memang. Akan tetapi, Dito yakin jika dengan ketulusan dan kesabaran yang ia miliki selama ini. Hati Keysa pasti akan luluh dengannya. Meskipun ia sendiri ragu. Karena setiap kali, ia melihat Keysa melamun. Terpancar dari sorot matanya yang masih menyiratkan kerinduan yang begitu dalam untuk Reynand. Meskipun bibirnya tak pernah sekalipun mengatakannya. Cukuplah arti dari tatapan kosongnya yang berbicara. Ya, Dito tahu. Tidak mudah memang menggeser posisi Reynand di hati Keysa. Terlebih lagi ada hasil dari buah cinta mereka. Walaupun Reynand telah mengira jika anak mereka telah tiada. D

