Alika kembali masuk ke ruangannya seraya menyeka linangan airmata di pipinya dengan kasar. Ia melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda karena mendengar suara berisik dari ruangan Dehan tadi. Dengan cepat, Alika memeriksa jadwal serta berkas-berkas yang akan Dehan bawa nanti. Sejenak, ia melupakan masalahnya dengan Dehan dan mencoba untuk memfokuskan pikiran pada kewajibannya saat ini. "Jadwal hari ini, dia akan bertemu dengan Pak Malvin saat jam makan siang. Selanjutnya, dia harus kembali bertemu dengan klien baruㅡPak Nathan. Dan malamnya, ada acara makan malam bersama dengan Mr. George. Setelah itu, dia baru bisa istirahat. Ck, pasti dia akan kelelahan nanti." Alika menopang dagunya dengan tangan kiri di atas meja sambil melamunkan sesuatu. "Atau aku temani saja dia? Biar dia tidak

