BAB 10

3149 Words

RIMA   Setelah melewati pagi dengan perasaan kacau karena harus melihat Endo dan pesona bangun tidurnya (lagi), akhirnya aku bisa mengambil nafas lega. Baru saja Endo melangkah pergi dari pintu apartemen setelah memberiku sebuah kecupan selamat tinggal di kening, membuatku kembali teringat dengan saat kami tidur semalam. Endo sama sekali tidak membahas tentang lingerie yang dia belikan untukku setelah aku mengatakan untuk memakainya besok (aku benar-benar panik dan asal saja mengatakan besok. Semoga dia lupa untuk menanyakannya nanti malam) dan dia segera pergi tidur. Itu membuatku sedikit bernafas lega karena malam ini akhirnya aku bisa bebas dari godaan menjelang tidur Endo (dan kembali lagi Hati kecilku mendesah kecewa. Kenapa gadis yang satu ini? Apa tidak cukup setiap malam dia suda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD