"Lo udah lama nunggu gue tadi?" Sanata melontarkan pertanyaannya saat mengikuti Agnia yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam rumah. "Menurut lo gimana?" Sanata mengangkat kedua bahu tanda tak mengerti dengan kekesalan yang diperlihatkan Agnia kepadanya. "Ya, kalau gue tahu. Gue kagak bakal nanya sama lo, Ag." Agnia berdiri sambil menaruh melipat tangan di depan d**a. Dia menatap Sanata dengan sorot mata cukup mematikan dan ekspresi wajah tanpa ekspresi. Jika mengingat kebersamaan pemuda itu dengan Delia membuat dirinya tambah merasa kesal. "Iyalah. Mana lo peduli gue udah nunggu berapa lama kalau lo asyik bareng DELIA," sindir Agnia sembari menekankan nama mantan Sanata itu dalam ucapannya. "Bukan kayak gitu elah, Agnia. Lo kenapa sih marah-marah mulu kalau gue tanya. Lagi PMS?" Sa

