"Kenapa Ibu harus pulang ke Bali cepat banget?" Agnia ingin sekali memprotes keputusan sang ibu yang terkesan mendadak memberitahunya. Sasmita menghentikan sebentar kegiatan menyulamnya, kemudian memberikan fokus perhatian kepada putrinya yang sedang memerlihatkan ekspresi cemberut. Sasmita lantas mengulas senyum hangatnya. "Ayah kamu yang minta Ibu cepat pulang ke Bali, Nak. Ibu harus menurut perintah Ayah. Kasihan juga Ayah dan Asna Ibu tinggal yang lama. Kamu harus mengerti, Sayang." Agnia yang tengah berbaring santai di karpet bulu ruang tamu, langsung mengubah posisi menjadi duduk tegak sembari tetap menampilkan raut wajah masam ke arah sang ibu yang duduk di sampingnya. "Ayah tuh nggak bisa lama-lama jauh dari Ibu kayaknya. Heran deh aku," komentar Agnia dengan gaya ceplas-ceplos

