Perfect-G

1446 Words

Sebagai seseorang yang tinggal di tanah perantauan, aku dituntut untuk melakukan banyak hal sendiri, termasuk menjaga diri harus bisa aku lakukan sendiri. Di usiaku yang seperempat abad ini, aku belum bisa menemukan orang yang aku percaya bisa menjagaku. Orang tuaku di kampung sudah mulai membahas soal pendamping hidup setiap kali terlibat komunikasi melalui telepon denganku. Aku patut bersyukur sih, karena cara membahas pendamping hidup versi orang tuaku masih bisa ditorerir, belum sampai ke tahap yang membuat aku menjadi malas menghubungi orang tuaku. Wajar sih mereka mulai membahas soal pernikahan dengan anak gadis yang usianya tahun depan sudah 26 tahun. Di saat teman-teman sekolahku sudah ada yang menggendong anak bahkan tengah mengandung anak kedua, aku masih berjibaku dengan kerasn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD