Perfect-N

1639 Words

Tita tidak lagi membahas chat dariku. Aku keluar kamar dengan membawa barang yang aku butuhkan. Ternyata benar, yang meneleponku tadi pasti Franda. Karena saat ini dia sedang berdiri berhadapan dengan Haikal di depan kamarku. Aku berdeham sekali. Cukup keras hingga membuat Haikal berjingkat dan memutar tubuhnya. Melihatku kesulitan membawa barang yang ada di tanganku, Haikal bergegas bergerak ke arahku untuk membantuku. Setelah itu aku berlari kecil menuju arah Franda untuk memeluknya. "Kamu ke mana aja, Fran? Lama banget nggak ada kabar?" tanyaku setelah kami berdua mengurai pelukan masing-masing. Menatap penampilannya dari ujung rambut hingga kaki. "Aku tinggal di Bali," jawabnya datar. Penampilannya banyak berubah, tapi ekspresi datarnya tidak berubah. "Ya ampun. Pantes. Aku masak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD