BAGIAN 24

2582 Words

Jam sudah menunjukkan pukul dua pagi, tapi Dara masih terjaga. Ia tidur di kamar Rafka, memeluk kedua lututnya yang berbalut selimut. Pikirannya masih berantakan, memikirkan bagaimana kabar Ratna malam ini. Apa yang sedang dilakukan dan apa yang akan wanita itu lakukan di rumah sekarang. Dara benar-benar tidak bisa terlelap, bahkan meskipun kepalanya terasa sangat pusing. Dara menoleh ke samping ketika Rafka bergerak mengulat dalam tidurnya. Selimut yang tadi menutupi tubuhnya tersingkap sedikit dan membuat Dara menaikkan selimut itu kembali agar Rafka tidak kedinginan. Mereka tidur berdua di kamar Rafka setelah Dara berganti pakaian dengan piyama kebesaran milik Rafka. Dara sempat terlelap, tapi pada akhirnya ia memilih untuk terjaga karena setiap kali ia memejamkan mata, bayangan buruk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD