BAGIAN 22

2076 Words

Jantung Dara berdegup kencang saat mulai memasuki gerbang menuju halaman belakang rumah Ghina yang cukup besar dengan sebuah kolam renang milik keluarga yang kini sudah dihiasi oleh banyak ornamen dan lampu warna-warni. Dara menelan ludah ketika semua orang kini menjadikannya pusat perhatian, ia hampir saja terlambat tapi untungnya acara belum sampai ke puncaknya. Sementara itu, Ghina sudah berdiri di ujung pelataran bersama kue ulang tahun dengan angka delapan belas, ia benar-benar terlihat seperti putri pesta dengan dress mewah yang kelihatan mahal dan juga mahkota kecil di atas kepala. Di sana juga turut hadir kedua orang tuanya dan teman-teman terdekat Ghina. "Dar, sini!" seru Ghina, ia memanggil Dara untuk mendekat. Perempuan itu tersenyum kikuk dan mulai berjalan. Sepatu hak tingg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD