Hari pertama menjadi Istri Ivan. Pukul tiga pagi Santi terbangun oleh suara alarm di ponselnya. Sudah menjadi kebiasaannya, bangun satu jam lebih awal sebelum azan Subuh berkumandang. Bahkan sudah terbiasa mandi pada jam itu. Meski harus menggunakan air hangat agar dingin tidak menusuk tulang. Ketika dia membuka mata, sang suami yang semalam melingkar di samping tak lagi terlihat. Ruang di sampingnya kosong. Santi bergegas keluar dari kamar, mencari sang suami di dapur. Dugaannya, Ivan mungkin kelaparan hingga bangun mencari makan. Namun, lampu dapur belum dinyalakan. Gelap menguasai ruangan tersebut. Samar-samar dia mendengar suara lirih dari arah musalah kecil di ruang tengah. Dia melangkah cepat ke arah ruangan itu dan mengintip. Perempuan itu terharu ketika melihat suaminya sedang be

