Anak panah yang melesat berjatuhan dari langit bersama deras hujan. Para pemberontak dengan sigap memasang tameng guna menangkis dengan mudah. Tiga per empat dari sekitar seratus anggota tersebut berperawakan tidak biasa, layaknya monster terkutuk dengan kulit berwarna hijau. Perang besar antara prajurit tempur Labierre dan pasukan pemberontak tidak terelakan. Para Jendral percaya mereka pasti menang karena sebanyak-banyaknya pemberontak tidak akan sebanding dengan jumlah ksatria kesatria kerajaan. Hanya saja mereka mendapat kejutan saat menyaksikan lawan yang tengah di hadapi berbobot tiga kali lebih besar dari ukuran normal. Bahkan otot mereka tampak sebesar gada prajurit. Wajah yang menggeram keras seolah hanya ada amarah dan tekad untuk menghancurkan apapun yang menghalangi mereka.

