Alegria lebih memilih memakan umpannya. Ia penasaran dengan rencana Nevada yang memintanya untuk bertemu sendirian. Alegria memakai gaun hitamnya. Tak lupa ia juga memakai jubah untuk menutupi penampilannya lalu pergi menuju tempat pertemuan menggunakan sihir teleportasinya. Ketika ia akan merobek gulungan itu, Axel memegang tangannya dan bertanya hendak kemana Alegria pergi. Ia ingin ikut. Akhirnya karena tak ingin berdebat. Ia pergi bersama dengan Axel. Sampai ditempat tujuan Axel dan Alegria terkejut karena gulungan tersebut membawa mereka kedalam hutan. Axel menatap adiknya curiga. “Ibumu Nevada yang meminta bertemu.” “Apa? Lalu kenapa kau menemuinya?? Apa kau bodoh?? Dia itu sangat membencimu! Kau tidak berfikir bagaimana kalau nantinya kau celaka?” Alegria menggeleng. Jika Neva

