ATDK BAB 32

1004 Words

"Oke lupain sisi si Ramdan, menurut Lo gue keserang jatuh cinta bukan si ?"  "Ale ngomong Napa Lo," Sinta mencak-mencak sambil merapikan pakaiannya.  "Bisa jadi."  Mendengar itu gerakan tangan Sinta terhenti, ia terkejut.  Ini bukan suara Ale, ini suara..  "Ramdan ?!" Pekik Sinta nyaring saking terkejutnya  "Ke-kenapa disini ?" Sinta bertanya dengan gugup.  Bukannya menjawab, Ramdan malah bangkit dari duduknya dan berjalan mendekati Sinta, melihat Ramdan yang semakin mendekatinya perlahan Sinta melangkah mundur.  "Jangan deket-deket." Ramdan tetap mendekat "Jangan deket-deket Ramdan !"  Sinta menghentikan langkahnya, bukan karena ada tembok atau meja tapi karena ia rasa ya sudah.  "Berhenti !" Sinta menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Sungguh ia malu.  Ramdan sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD