Bab 11. Ribut

1326 Words

Winona merasa tubuhnya semakin berat sejak pagi. Kepalanya terasa pening, tenggorokannya kering, dan suhu badannya naik turun. Sejak semalam ia memang belum benar-benar bisa beristirahat dengan tenang. Suara jangkrik, udara lembab, serta aroma tanah basah dari halaman belakang terasa asing di penciumannya meskipun sudah beberapa hari di sini. Winona merindukan kamarnya yang bersih dan wangi di kota, tempat ia bisa tidur dengan pendingin ruangan dan seprai lembut. Kini, yang ada hanyalah kasur kapuk yang tidak terlalu empuk dengan sprei murah. Tubuhnya sudah terlalu lelah, Winona akhirnya menyerah dan memilih berbaring di ranjang kayu di kamar kecil itu. "Tidur dulu, Non," kata Bu Lastri tadi sebelum pergi membantu tetangga yang sedang punya hajat. "Kalau badan masih tidak enak, nanti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD