Bab 36 Saling Percaya

1391 Words

Bab 36 Langit mulai berwarna jingga keemasan. Suasana desa yang biasanya tenang kini terasa berbeda. Di warung Bu Ani, suara lirih dua perempuan terdengar jelas di antara obrolan warga lain, Rara dan Nina. Mereka duduk berhadapan, segelas es teh di meja menjadi saksi niat buruk yang tengah direncanakan. "Aku sudah tidak tahan melihat Winona terus dipuji-puji," gumam Rara dengan nada getir. Sengaja ia membuat janji temu dengan Nina karena perasaannya yang semakin tidak nyaman melihat Winona begitu disayang. Sementara dirinya yang biasa menjadi satu-satunya anak perempuan justru diabaikan begitu saja. Nina menatapnya, matanya menyala penuh emosi. "Aku menyesal meninggalkan Abimanyu dulu karena mau kerja di kota. Sekarang melihat dia bersama perempuan lain, entah mengapa aku merasa ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD