"Kamu nyucinya enggak bersih," ucap Pak Prima saat kami sedang menjemur baju bersama. Dia melirik ke arah kemejaku yang baru saja aku cuci, "masih ada nodanya. Seharusnya kamu kucek dulu biar bersih."
Lah.
Padahal ini first time dia nyuci, udah gaya-gayaan banget ngasih penilaian dan saran.
Aku menendang ember kemudian berjalan ke arah jemuran di sebelahku. "Biarin aja, biarin. Ini kan baju aku."
"Kalau kerja tuh yang benar. Jangan asal-asalan."
Aku berdecak sebal.
Pak Prima meletakkan ember yang sudah kosong kemudian dia berjalan ke arah jemuran dan mengambil kemeja yang kotor tadi. "Biar saya yang bersihkan, kalau kamu enggak mau."
Si paling detail. Sampai baju orang pun mau dia cucikan.
Melihat dia yang mengucek-ngucek bajuku, aku cuma diam saja. Mataku malah terfokus menatap wajahnya. Dia kelihatan serius banget. Diam-diam aku tersenyum kecil, meskipun dia menyebalkan, tapi dia memiliki perhatian yang tinggi. Bukan hanya kepadaku, kepada orang tuaku juga.
"Ngapain kamu? Ga usah liat-liat."
Aku langsung mengalihkan pandanganku kemudian cepat-cepat menyelesaikan kegiatan menjemurku lalu berjalan ke dalam rumah. "Cepat nyucinya. Aku mau mandi. Habis itu kita pergi nonton. Pak Prima udah janji, enggak boleh ingkar."
"Enggak akan ingkar. Yaudah, sana."
Beberapa saat kemudian, aku dan Pak Prima sudah berada di mobil. "Jadi rundown-nya gimana?"
Kedua alisku mendadak bertaut. Aku cuma mau ngajak dia nonton. Itu pun juga di mal terdekat. Kenapa harus segala ditanya rundown. Aneh banget sih ini manusia.
"Kita harus terstruktur, Keyra."
Aku mengusap wajahku sambil menarik napas pelan. "Kita nonton doang, Pak. Sudah, itu doang."
"Makan enggak?"
"Makan juga."
"Makanan berat atau makanan ringan?"
"Dua-duanya."
"Yaudah, dibuat rundown-nya. Saat sampai mal kita mau ke mana. Habis itu dilanjut apa. Lalu apa lagi. Begitu seterusnya sampai kita pulang ke rumah. Oh iya, saya minta jam delapan malam kita sudah sampai di rumah ya. Saya izin sama Ayah bawa kamu cuma sampai delapan."
Dari ucapannya bikin terasa banget kalau aku lagi jalan sama dosen.
"Baik, Bapak. Aku dapat mengerti. Jadi setelah sampai di sana kita ke ...." ucapku menjelaskan rangkaian kegiatan yang akan kami lakukan setibanya di mal.
°•°
"Mintanya doang. Habiskan es krimnya," ucap Pak Prima saat kami baru saja tiba di depan bioskop. Sebelumnya aku membeli es krim kemudian setelah itu baru ke sini.
Aku menggeleng cepat. "Kenyang," ucapku sambil berjalan ke arah tong sampah, "buang aja."
Baru saja aku mau membuang es krim itu, Pak Prima menarik tanganku. "Mubazir buang-buang makanan," pria itu mengambil es krim di tanganku kemudian dia makan.
Aku tercengang.
Itu es krim bekasku.
Bekas aku jilat-jilat, tapi dengan gampangnya dia masukkan ke dalam mulutnya.
"Ada es krim nggak di bibir saya?"
Aku mengamati bibirnya lantas mengangguk. Ada setetes es krim di samping bibirnya. Ketika Pak Prima ingin mengambil tissue, aku buru-buru mengelap tetesan es krim itu menggunakan tanganku.
Pak Prima mendadak membeku. Ini pertama kalinya aku melihat dia seperti ini. Dengan gerakan yang lambat, tangan pria itu bergerak menarik tanganku kemudian menjilat tetesan es krim di jariku.
Kali ini aku yang membeku.
"Terima kasih sudah membersihkan bibir saya dan jari kamu juga sudah saya bersihkan."
Aku berbuat dosa enggak sih?
Kira-kira kalau Ayah tahu, Ayah bakal marah nggak ya?
Teruntuk yang mau baca cepat, aku udah publish satu buku full di k********a.
Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853)
Terdiri dari:
Full E-book (Lengkap)
Total 71 Part ; 329 Halaman
Hanya dengan Rp56.000 kalian bisa akses semua itu, tanpa menunggu.
Cara Pembelian:
1. Masuk ke aplikasi k********a bisa melalui web atau aplikasi.
2. Cari nama kreator (TheDarkNight_) dan cari judul karya (Full _ Ebook _ My Lecture My Housemate _ TheDarkNight_)
3. Setelah ketemu, scroll ke bawah sampai menemukan harga jual karya tersebut. Harganya Rp56.000.
4. Ubah harga jika kamu ingin memberi apresiasi lebih.
Pilih metode pembayaran: GoPay, OVO, Shopeepay, Indomart, Alfamart, atau transfer bank.
5. Ikuti petunjuk pembayaran (lihat bagian-bagian yang menerangkan pembayaran dengan Gopay, OVO, Virtual Account BNI, dan Pembayaran QR).
6. Kembali ke laman k********a dan ke karya tadi. Pastikan kamu sudah login, ya. Kalau transaksi sudah berhasil, Karya yang sebelumnya bertuliskan "terkunci" akan ganti jadi "terbuka".
Jika ada pertanyaan boleh chat admin aku 085810258853
Pembelian juga dapat melalui WA (085810258853)