Tidak ada satupun kendaraan yang lewat di jalan raya itu, padahal sebelumnya sempat ada rombongan motor yang kebut-kebutan. Jika saja ada mobil atau motor yang melintas pasti mereka akan terkejut melihat pemandangan yang terjadi di bawah pohon rambutan besar di sisi jalan. Pocong Pink menggerakan badannya ke kiri dan kanan, Kuntilanak Merah memegangi pantatnya yang sakit gara-gara jatuh dari pohon rambutan tadi. Sepuluh meter bukanlah ketinggian yang dianggap sepele jika jatuh dari atasnya. Beruntung mereka adalah bangsa astral yang tidak terlalu sakit saat jatuh dari ketinggian itu. “Kamu baik-baik saja, Mey?” tanya Pocong sambil merasakan pinggangnya. “Aku enggak masalah, Kak. Aku baik-baik saja, tadi saat meluncur ke bawah sempat sedikit menahan gravitas, jadi enggak terlalu terasa b

