Part 23

1235 Words

* Confetti bertebaran memenuhi nyaris seisi ruangan saat Kakek Leo mengakhiri pidato singkatnya, membuat Akira beringsut kesisi ruangan berusaha menyembunyikan dirnya yang sejak tadi menjadi pusat perhatian. Tatapan dingin dengan kemarahannya benar benar tidak bisa ia sembunyikan lagi diwajah cantiknya saat tatapannya bertemu dengan mata tajam yang sejak tadi berusah mendekatinya. "Akira?" Akira menoleh dan tersenyum saat mendapati Dean disana, tanpa mengucapkan apaun ia mememluk lengan sepupunya itu dan menariknya kearah Kakek Leo yang jelas sedang mencarinya. "Kenapa membawaku?" Akira hanya mendongak seraya tersenyum pada Dean yang seperti biasa yang hanya menunjukkan wajah dinginnya. "Akira sayang, kemari." Akira mempercepat langkahnya sama sekai tidak terganggu dengan gaun yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD