Sesampainya di kantin, beberapa karyawan tercengang melihat kedatangan Ethan. Mereka tak menyangka pimpinannya mau makan siang di kantin kantor. Ethan melanggang santai, masuk ke dalam, memesan makanan yang terdapat di daftar menu. Jujur saja, ini adalah hari pertama Ethan makan siang di kantin. Biasanya Ethan ditemani Raga makan siang di restoran. "Baik, Tuan muda. Kami segera memasaknya," ucap penjaga kantin yang sudah lama berdagang di sana setelah Ethan menyebutkan beberapa menu masakan untuk makan siang. Ethan menganggukkan kepala, memilih tempat duduk agak pojok. Tidak berselang lama, pesanan makanan Ethan datang. "Silakan, Tuan." "Terima kasih." Sebelum Ethan menyantap makan siang, ia mengeluarkan handphone melakukan sambungan telepon video call. Ethan ingin memberitahu istrin

