Bab 19. Rasa Takut

1039 Words

Hendry terkekeh mendengar pengusiran yang dilakukan anak kandungnya sendiri. Namun, sedikit pun Ethan tidak peduli akan sikap yang ditunjukkan papahnya. Terpenting bagi Ethan, ia dapat menjaga dan melindungi Senja. Menit kemudian, gelak tawa Hendry terhenti. Berganti menatap sinis lelaki tampan yang berdiri tepat di depan pintu rumah. Seolah tidak mengizinkan Hendry memasukinya. "Anak kurang ajar. Senja itu milik Papah, Ethan. Harusnya kamu tidak berhak menikahinya!" Amarah dalam diri Hendry diluapkan. Kedua tangan lelaki tua itu mencengkram kerah jas yang dikenakan Ethan. "Yang tidak berhak menikahinya itu Papah. Sudah berapa banyak wanita yang Papah nikahi lalu Papah campakkan? Sadar, Pah!" Dengan kasar, Ethan melepaskan cengkraman kedua tangan Hendry dari dirinya. Hendry tidak teri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD