Bab 17

1526 Words

"Hey, Bangun. Ada yang ingin bertemu denganmu nanti." Deo menggoyangkan tubuh Aurel yang masih terlelap dibalik selimutnya dengan begitu nyenyaknya. Aurel menggumam tidak jelas lantas menggeliat sebentar sebelum menarik selimutnya sampai ke atas kepalanya, memberitahukan kepada Deo bahwa dia masih belum ingin bangun. Deo berdecak pelan seraya menggelengkan kepalanya. Hari minggu memang selalu menjadi hari tidur bagi Aurel. Gadis itu jarang sekali bangun pagi jika tak ada kegiatan yang akan dilakukannya. Tak jauh berbeda dengan Deo sebenarnya. Namun, pagi ini, pria itu akan kedatangan seseorang. Seseorang yang akan mencoba peruntungan untuk membantu Deo keluar dari permasalahan seksualnya. Deo meninggalkan Aurel di kamarnya untuk mengambil kaleng minuman yang berada didalam kulkas. Setel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD