19. Angkot

844 Words

Ara membuka matanya dengan paksa saat ia mendengar teriakan sang papa. Dipeluknya kembali gulingnya sambil mencoba memejamkan mata lagi. Tidak bisa! Ia pun kembali membuka matanya. Tiba-tiba pikirannya melayang ke malam tadi. Ia tersenyum saat melihat bunga kamboja di atas nakasnya. Tanpa sepengetahuan Vando, Ara menyimpan bunga kamboja yang diberikan Vando tadi malam. Si Alien memang selalu punya cara tersendiri untuk membuatnya marah dan tersenyum. Hatinya seperti berdesir saat ia mengingat adegan dansa ala Vando. "Buruan mandi, Sayang, jangan melamun! Nanti kamu kesiangan!" teriak sang papa dari luar, membuyarkan lamunan Ara. Ara berdecak sebal. Ia langsung menyingkap selimutnya lalu bangkit dan melangkah menuju kamar mandi. Setelah rapi, Ara langsung menghampiri papanya yang sudah be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD