73. Jangan Gengsi

1398 Words

Beberapa waktu lalu, Azel telah menolak untuk berbicara dengan Zavier. Azel kesal karena merasa tidak mendapatkan pembelaan saat kejadian tadi sore, ia merasa berhak untuk mendapatkan hal itu. Tapi tadi, Zavier hanya mengatakan kalimat pendek saja. Dan sekarang, Azel dibuat bingung sendiri. Ia ingin menemui Zavier yang sedang berada di ruang kerja untuk mengerjakan beberapa hal. Namun, rasa gengsi telah menahan kedua kakinya keluar dari dalam kamar, Azel juga malu karena sudah kadung marah pada suaminya itu. Saat makan malampun, tidak ada percakapan yang Azel lakukan, meskipun Zavier sempat melemparkan beberapa pertanyaan. "Aarrghhh!" Ia menggeram tertahan, uring-uringan karena ulahnya sendiri. "Kenapa dia gak nemuin gue ke kamar sih?!" Rambutnya sudah acak-acakan karena terus berguling

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD