74. Prioritas dan Kebutuhan

1807 Words

Awalnya Zavier tidak menyangka bahwa seorang Azel dapat membuat dirinya jatuh cinta, perasaan yang tidak ada, kini berkembang tanpa Zavier sadari. Azel beserta kepribadiannya jauh dari tipe wanita yang Zavier sukai. Zavier bahkan selalu jengkel dan mengumpat jika Azel sudah bertingkah diluar dugaan, bukan hanya manja dan emosinya, Zavier juga tidak habis pikir dengan kekeras kepalaan istrinya itu. Jika di awal pernikahan Zavier sering marah, tidak peduli pada sikap istrinya, maka sekarang ia bisa lebih bersabar. Saat ini, Zavier terlihat sedang memandangi foto pernikahannya bersama Azel yang ada di atas meja. Gadis itu yang mengambil langkah pertama dan mengingat hal itu berhasil membuat Zavier tersenyum. "Bagaimana bisa dia menyukaiku?" Pikir Zavier, "Padahal dulu aku selalu menghindari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD