75.

2323 Words

Angin di sore hari ini bertiup kencang, membuat seorang gadis dengan kemeja putih dan celana panjang hitam yang sedang berdiri di depan sebuah toko kue itu menggigil kedinginan. Hampir seharian ia berkeliling, menghampiri beberapa lowongan kerja yang dirinya temukan lewat internet juga surat kabar, gadis itu mengirimkan lamaran ke seluruh lowongan. Sekarang, hanya tinggal pulang dan menunggu sembari mengerjakan hal yang bisa dirinya lakukan selama belum mendapatkan pekerjaan tetap. "Nayna!" Gadis itu berbalik. "Azel ..." gumamnya pelan. Wajah lelahnya langsung mengukir sebuah senyuman. Ia terlihat sangat bahagia melihat Azel menghampiri dirinya sembari menarik tangan Zavier agar ikut. "Azel, kam--" "Diem! Kenapa gak masuk kuliah?!" Marah Azel bertanya. Nayna tersenyum dengan lembut,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD