76. Crying Together

2067 Words

"Zel, acaranya udah mau mulai." Ujar Zavier. "Iya, bentar lagi kok ini," sahut Azel. Zavier berdiri di ambang pintu kamar, menunggu Azel yang masih menata rambut dengan bantuan seorang hairstylist. "Makanya, bangun dari pagi." Azel tampak cemberut melihat suaminya dari pantulan cermin. Bagaimana tidak kesal, semalam Zavier lah yang membuat dirinya tidur larut malam karena kegiatan suami istri dengan alasan mencoba ditempat baru dan lihatlah sekarang, pria itu menyalahkan dirinya yang bangun kesiangan padahal dirinyapun sama. Hari pertama sampai di Bandung, mereka menginap di rumah keluarga Cindy, Paman dan Bibinya Zavier, orang tua Zavier pun turut datang, bahkan dari 3 hari sebelumnya. Dan semalam, mereka menginap di kamar hotel, dimana pernikahan akan berlangsung. Pagi ini, semuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD