53.

1237 Words

Zavier terlarut dalam lamunannya, ia tidak tahu harus berbuat apa dan memulai dari mana untuk membujuk Azel agar mau memaafkan dirinya. Keadaan itu membuat seorang Zavier tidak fokus, maka dari itu meminta Nando menyetir untuk dirinya. Lagi pula Nando yang tahu pasti kemana Azel pergi setelah dari cafe. "Menurut orang yang saya suruh, Azel pergi ke apartment grand regency, tempatnya tidak jauh dari cafe tadi, Pak." Ucap Nando. Zavier hanya mengangguk pelan sembari memainkan botol air mineral. "Jadi, gimana Pak? Kita ke sana sekarang?" "Saya harus membeli sesuatu. Tapi saya tidak tahu harus membeli apa, menurut kamu, apa yang harus saya beli?" Tanya Zavier. Nando tampak kebingungan, "Maaf Pak, saya tidak tahu, jangankan istri, pacar saja saya belum punya." Ucapnya. Zavier menhembuskan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD