bc

Kesucian Cinta Syifa

book_age16+
0
FOLLOW
1K
READ
dark
drama
tragedy
comedy
twisted
sweet
humorous
heavy
serious
scary
like
intro-logo
Blurb

terlahir dari keluarga broken home tidak membuat Syifa menyerah menjalani kehidupan, bisa saja Syifa menjadi anak yang arogan atas ketidakadilan kasih sayang yang Syifa dapatkan hidup bersama ibu membuat Syifa menjadi wanita yang kuat dan tidak pernah menyerah dengan keadaan hingga suatu hari dia menemukan cinta yang salah yang membuat hidup nya berubah apakah Syifa bisa keluar dari kehidupan cintanya atau memilih bertahan karena semua sudah pertaruhkan.

chap-preview
Free preview
chapter 1
Syifa namaku entah mengapa ayah dan ibu memberi ku nama itu nama yang indah ketika terucap yang memiliki arti baik yaitu menyembuhkan. Nama itu begitu indah setiap ayah dan ibu memanggil, aku selalu beruntung di berikan nama itu, ketika aku kecil aku selalu berpikir kelak bukan hanya nama ku saja yang memilki arti menyembuhkn , tapi diriku kelak bisa menyenangkan hati orang lain. Namun semua berubah setelah aku kenal dirinya , aku terlalu hina menjadi seorang wanita, seolah tidak pantas menyandang nama syifa, luka di hati ku takkan bisa terobati, ku menyesali , menyesali. “Syifa bangun nanti kamu telat kesekolah” teriak ibu dari dapur. “ iya bu iya aku udah bangun” melangkah masuk kamar mandi menyentuh air yang dingin ah cukup sudah liburan kemarin sekarang waktunya sekolah mengingat sebentar lagi kelulusan ku tamat SMA. Hari ini ada yang beda perasaan gundah gulana bagaimana tidak hari ini hari kelulusan ku , apakah aku akan lulus atau bahkan mengulang kembali, ibu disamping ku selalu menyemangati bahwa aku akan lulus, sosok ayah tidak kunjung datang teringat pada waktu itu aku menyampaikan nya kebeliau bahwa besok adalah hari kelulusan ku sengaja aku menyampaikannya kemarin agar beliau tidak lupa tapi ternyata harapan ku hanya sia-sia sampai selesai acara ayah tidak datang. Yah aku lulus berkat kerja keras ibu aku dapat menyelesaikan sekolah ini hingga tamat, meski tanpa campur tangan ayah tapi aku tetap menyayangi nya. Ayah dan ibu cerai ketika umur ku 5 tahun , ayah yang sifatnya egois suka berjudi hingga bermain dengan perempuan. Sebenarnya rasa benci itu selalu berulang di memori otaku jika ku mengingat semuanya ingin aku teriak mengapa dunia tak adil padaku , rasa iri bermunculan setiap kali ada adegan anak dan ayah saling sayang di depan mata ku, andai itu aku andai itu hidupku betapa beruntung nya aku . “ syifa ibu doakan kamu segera di terima yah di perusahaan itu” ucap ibu sambil tersenyum. Kini wajahnya tak muda lagi namun dia tetap bidadari di hidupku ku tahu mengapa wajah itu tak terawat karena ibu sibuk dengan kerjanya namun tidak pernah terpikir akan dirinya. Sering kali aku menyalahkan ayah namun semua sudah terjadi. “ ibu doakan syifa yah semoga bisa di terima dan gajinya nanti untuk kebutuhan kita jadinya ibu tidak susah payah bekerja lagi”. “ selamat anda di terima bekerja disini” sambil bersalaman bapak HRD itu mengucapkan. “ terima kasih banyak pak, terima kasih” . alhamdulilah akhirnya aku diterima terima kasih ya allah terima kasih. “kamu karyawan baru disini yah” senyumnya ramah. “ hai, aku Syifa iya ini hari pertama aku masuk kerja” sambungku sambil bersalaman. “Oh aku Inara panggil saja Nara, semoga kamu betah kerja disini nanti kita makan siang bareng” Nara berlalu kemeja kerja nya. Kemacetan selalu saja terjadi baik pada saat berangkat kerja ataupun saat pulang kerja, untuk hari ini aku sangat menikmati kemacetan ini seolah selalu bersyukur dengan apa yang terjadi . aku jadi teringat saat bekerja tadi. “ Syifa yuk makan siang” ajak Nara . “ kamu beli atau bawa bekal?” Tanya ku ke Nara sambil mengerjakan laporan marketing. “Aku tiap hari bawa bekal, soalnya lebih hemat masak sendiri dibanding beli dan lagi kebersihan bisa kita jamin” senyumnya. “ wah kita sama aku juga bawa bekal tapi ibuku yang memasak” masih tetap fokus dengan pekerjaan nya. “ Masakan yang selalu aku inginkan masakan ibu, aku belum pernah merasakan masakan ibuku sendiri syifa”. Dengan nada sedih Nara berbicara. Sebelumnya Syifa fokus ke pekerjaan kini berhenti dan sesaat melihat mimik wajah Nara. “ jika aku boleh tahu apa yang terjadi dengan ibumu Nara?” Tanya ku dengan Suara yang cukup pelan. Suasana cukup hening Nara hanya diam memandang kedepan cukup menerawang kejadian waktu itu. “oh maafkan aku Nara bukan maksudku untuk bertanya lebih jauh, baiklah kamu sudah lapar kan sepertinya tinggal kita berdua disini karyawan lain sudah istirahat” jawabku panjang dan antusias. Nara hanya mengganguk “ iya”. Aku bersyukur ada ibu yang selalu bersama ku yang selalu semangatiku yang selalu memberikan harapan hingga harapan itu menjadi kenyataan aku beruntung memilikinya aku tidak pernah tahu rasanya menjadi Nara kerinduan terhadap ibunya sangat begitu dalam , belum pernah bertemu hingga sekarang entah apa yang terjadi semoga suatu hari nanti dia mau cerita setidaknya dia bisa merasa lega dengan masalahnya. Bulan cukup indah menampakan sinarnya dari balik jendela, kesunyian seperti ini membayangkan kerinduan ku terhadap keluarga lengkap dulu ada ayah yang selalu memanjaku ibu yang terlihat bahagia dengan lelucon yang ayah buat. Ketukan pintu dari ibu membuyarkan lamunanku “ iya bu masuk”. “nak kamu belum tidur?” ucap ibu dengan belaian nya yang lembut. “ sebentar lagi bu, syifa sedang memandang bulan malam ini dia tampak indah tidak seperti biasanya” jawab ku asal. Ibu duduk disamping ku “ syifa kamu tahu kenapa bulan selalu tampak indah karena dia berharga dia dikagumi banyak orang dia dirindukan bahkan peribahasa pun mengatakan pungguk merindukan bulan” terang ibu sambil menatap bulan yang indah. “ kamu tidak mesti mejadi bulan kamu cukup menjadi dirimu sendiri caranya kamu cukup menjaga kehormatan mu karena apa nak itu adalah harta yang paling berharga dalam hidup perempuan” nasehat ibu benar ucapku dalam hati. Aku hanya membalas senyum. “ kamu sudah dewasa , sudah tahu mana yang baiK mana yang buruk pesan ibu jaga dirimu jangan sampai merugikan dirimu sendiri jika terjadi betapa kecewanya ibu dan tentu ayah mu akan melimpahkan kemarahannya pada Ibu” ucap ibu dengan nada lemah.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Suami Cacatku Ternyata Sultan

read
7.9K
bc

Single Man vs Single Mom

read
97.3K
bc

My Secret Little Wife

read
56.5K
bc

Kala Terang Dinanti

read
11.2K
bc

Dilema Hati Istri Bayaran Sang Bos

read
46.3K
bc

Turun Ranjang, Dinikahi Kakak Ipar

read
27.9K
bc

Tuan Bara (Hasrat Terpendam Sang Majikan)

read
108.4K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook