"Saranghae, neomu saranghae." Kata itu begitu lancar terucao dari sela bibir Jihoon sebelum ia jatuh bertumpu pada tubuh kecil Soora. Dengan sigap Soora menahan tubuh Jihoon agar tidak sepenuhnya bertumpu padanya, gadis itu terdiam dengan pikirannya sendiri yang mendadak blank. Tidak bisa mengatakan apapun. Jihoon baru saja menyatakan perasaanya, apa itu untuknya? Pelan-pelan Soora membawa Jihoon ke arah sofa terdekat, ia membaringkan Pria itu kemudian melepaskan sepatu juga jaket yang sebelumnya ia pakai ke luar. Gadis itu duduk bersimpu tepat di samping sofa tempat Jihoon terbaring, wajahnya merah padam dengan sesekali meracau dalam tidurnya. Soora masih memperhatikan Pria itu dengan lekat sembari memikirkan perkataannya beberapa saat yang lalu. Apa benar yang baru saja dikataka

