Nyonya Leonard tertawa dingin. “Tunggu saja! Rafael akan bicara padamu. Sebentar lagi, kau akan segera keluar dari keluargaku!” Fiona menekan amaranya saat dia menenangkan dirinya. Dia tidak percaya jika dia tidak mendengar langsung dari Rafael. Mengapa dia harus meninggalkan rumah ini? Rafael suaminya dan mereka telah memiliki dua orang anak. Jadi, yang seharusnya pergi wanita tua itu bukan dia. Nenek Sule mengejek, “Nyonya Leonard, apakah kau sudah gila? Ini adalah rumah cucuku. Apakah kau punya hak untuk mengusirnya?” Wanita itu berkata dengan marah, “Rumah ini milik anakku. Aku berhak mengusir siapapun termasuk kau! Jika dia masih tahu malu maka pergilah tanpa mengambil barang-barang milik putraku!” Wajah Fiona memucat dengan tangan menggepal erat. Melihat Fiona dianiaya, Nene

