Atmosfer di meja makan terasa dingin saat mereka sarapan bersama. Moza duduk tepat di sebelah kanan Darren dan sesekali, matanya memerhatikan lelaki itu. Darren sudah mau keluar kamar. Meski kakinya masih belum pulih seperti sediakala. Di sebelah kiri lelaki itu, ada Gio yang saat ini tengah makan dengan tenang. "Aku selesai," ucap Darren memecah keheningan. Dia bangkit dari duduknya tanpa menghabiskan makanan yang ada di piring. Membuat perhatian dua orang lainnya tertuju ke arahnya. Terutama Moza yang saat ini mengerutkan keningnya dan menahan tangannya yang hendak pergi. "Duduk. Makananmu belum habis." "Lepas, jangan mengaturku, wanita mesum." "Darren, duduk dan habiskan makananmu atau aku akan memegang pantatmu seperti kemarin," ancam Moza sambil ikut berdiri dan mendekat. Tak pe

