Jangan Mencari Darren Lagi

1286 Words

"Anda sepertinya sedang senang, Nyonya," tegur Anna saat melihat Moza sedari tadi diam-diam tersenyum sambil menatap televisi. "Ah, Bi, aku tidak apa-apa, kok." Moza tersenyum malu sambil memakan camilannya. Dia sebenarnya merasa sangat senang hari ini. Mendapati Darren ada di sisinya saat dia membuka mata adalah hal yang langka sekaligus menyenangkan. Meski Darren tadi pergi entah ke mana. Suaminya bilang, ada urusan bisnis. "Saya senang melihat Anda dan Tuan Darren. Semoga, kalian segera diberi keturunan." "Terima kasih, Bi. Aku juga berharap begitu," ucap Moza sembari mengelus lembut perutnya. Dia sudah mengecek tadi pagi lewat testpack, tapi sepertinya calon buah hatinya belum ada. Moza terlalu antusias karena dia juga mengharapkan seorang anak. Dia harap, dia memang tidak mandul.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD